oleh

Maknai HUT RI ke-75, Bupati Kolut: Pandemi Harus Jadi Spirit Pembangunan

Reporter: Pendi I Editor: Kang Upi

KOLUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) menggelar upacara bendera Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75, secara sederhana sesuai protokol pandemi.

Pasalnya, upacara bendera biasa digelar meriah di Lapangan Aspirasi Kolut dengan ratusan peserta mulai siswa hingga ASN Pemda, ditahun ini hanya diikuti puluhan peserta saja.

Dalam upacara tersebut, Bupati Kolut, Nur Rahman Umar bertindak sebagai inspektur upacara dan Kapolsek Ranteangin, IPDA Agustian Rante Parampang, SH bertindak sebagai komandan upacara.

Pasukan pengibar bendera sang saka merah putih (foto : Pendi)

Ditemui usai upacara, Nur Rahman Umar menjelaskan, walaupun kondisi saat ini masa pandemi, namun sebagai warga negara Indonesia tetap harus melaksanakan upacara bendera.

Menurutnya, makna momen HUT RI ke-75 adalah harapan yang lebih baik dan yang bagus dari tahun sebelumnya, khususnya bagi pembangunan baik fisik maupun non fisik

“Bukan berarti adanya covid-19 ini kita vakum dalam pembangunan, justru dijadikan sebagai motivasi dan spirit dalam kebersamaan untuk membangun,” terang Nur Rahman Umar.

Upacara HUT RI ke-75 ini diikuti Forkopimda lingkup Pemkab Kolut, serta sejumlah tokoh masyarakat daerah setempat serta elemen organisasi kepemudaan.

Untuk peserta upacara sebanyak 93 orang yang terdiri dari TNI, Polisi dan Sat Pol PP tiap regunya sebanyak 11 orang. Selanjutnya, Brimob, Damkar, Dishub, dan ASN serta anggota tiap regunya 10 orang.

Terkini